Makalah System persamaan linier
BAB I
Pendahuluan
1.
Latar Belakang
Masalah
Persamaan variabel terdapat 2 macam, yang pertama yakni sistem
persamaan linear satu variabel, dan satunya lagi adalah sistem persamaan linear
dua variabel atau lebih dikenal dengan SPLDV. Materi sistem persamaan linear
telah diberikan pada saat kita masih menginjak kelas VII SLTP, materi ini
sering dimunculkan pada model soal matematika, mulai dari SLTP, SLTA, maupun
perkuliahan.
2.
Rumusan Masalah
a.
Apa sistem
persamaan linear itu?
b.
Apa sistem
persamaan linear dua variabel itu?
c.
Metode metode
menyelesaikan sistem linear dua variabel?
3.
Tujuan
Penulisan
a.
Memahami sistem
persamaan linear
b.
Mengetahui cara
pengerjaan sistem persamaan linear
c.
Memahami cara
menyelesaikan soal atau permasalahan menggunakan rumus sistem linear
BAB
II
Pembahasan
1.
Penyelesaian sistem persamaan linear
Misalnya untuk
menentukan penyelesaian dari permasalahan
dan
dan x, y
variabel himpunan bilangan nyata, maka sistem yang digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan ini ada dua metode, yaitu :
a)
Subtitusi
·
Mengubah persamaan
menjadi 
·
Memasukkan persamaan y = 10 – 3x kedalam
persamaan
(ubah
variabel y pada
menjadi
)
·
Persamaan
setelah
di masukkan (subtitusi) menjadi
, maka perhitungan akan menjadi:
·
Setelah di subtitusikan dan di operasikan,
kemudian kelompokkan sesuai dengan angka yang memiliki variabel dan tidak
memiliki variabel, sebagai berikut:
·
Kemudian dari sini dapat kita tarik kesimpulan,
yaitu:
·
Maka nilai dari variabel x, y adalah x=3 dan
y=1
b)
Eliminasi
Untuk mengeliminasi variabel x, maka koefisien
x harus sama, sehingga persamaan x-4y=-1 harus dikalikan dengan dengan 3 dan persamaan
3x+y=10 dikalikan dengan 1.
·
Dari sini dapat diketahui nilai dari koefisien
, maka kita lanjutkan untuk mencari nilai
koefisien x.
3x+y=10
3x+1=10
·
Jadi nilai dari koefisien
, sehingga dapat disimpulkan dari
pengeliminasian koefisien x ditemukan bahwa nilai
dan
, sekarang kita coba untuk mengeliminasi
variabel y koefisien y harus sama, sehingga x-4y=-1harus dikalikan dengan 1,
dan persamaan 3x+y=10 dikalikan dengan 4.
·
Kemudian jika sudah menemukan nilai dari
koefisien x, maka kita masukkan (subtitusi) kedalam persoalan kemudian kita
akan menemukan nilai dari koefisien y.
·
Jadi nilai dari koefisien x dan y adalah 3 dan
1. Dari sini dapat kita ketahui bahwa cara mengeliminasi sebuah variabel tidak
hanya ada satu cara, tetapi dua cara, yakni dengan penyamaan koefisien terlebih
dahulu, baik x maupun y.
2.
Persamaan ketergantungann linear dna
ketidakkonsistenan
suatu sistem
persamaan linier dengan dua persamaan dan dua variabel tidak terdapat
penyelesaian (no solution) atau penyelesaian yang jumlahnya tidak
terbatas.Apabila kedua persamaan mempunyai kemiringan yang sama,
maka gambarnya
akan terdapat dua kemungkinan, yaitu :
·
Kedua garis adalah sejajar dan tidak mempunyai
titik potong sehingga tidak ada penyelesaian. Kedua persamaan ini disebut
sebagai sistem persamaan linier yang tidak konsisten.
·
Kedua garis akan berimpit sehingga
penyelesaiannya dalam jumlah yang tidak terbatas. Kedua persamaan ini disebut
senagai sistem persamaan linier yang tergantung secara linier.
·
Kedua persamaan yang mempunyai kemiringan yang
sama akan ditunjukkan dalam contoh-contoh berikut ini.
Contoh
·
Persamaaan kedua-duanya adalah tidak konsisten,
karena kedua persamaan ini mempunyai kemiringan yang sama, tetapi berbeda nilai
interceptnya. Jadi, bila digambarkan kedua persamaan ini akan sejajar satu sama
lainnya.
Contoh
·
Persamaaan kedua-duanya tergantung secara
linier, karena kedua persamaan ini mempunyai kemiringan dan nilai intercept
yang sama. Jadi, apabila digambarkan kedua persamaan ini akan berimpit satu
dengan lainnya.
BAB
III
PENUTUPAN
Demikian yang dapat penulis paparkan mengenai
materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan
dan kelemahan dalam makalah ini, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya
rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang
memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya
makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca.
DAFTAR
PUSTAKA
http://bimsbudiantoro.blogspot.co.id/2016/06/persamaan-linear.html
Komentar
Posting Komentar