Makalah Konsep dan Analisis Sistem Neraca di Indonesia


Konsep dan Analisis Sistem Neraca di Indonesia

Nama Dosen Pengampu :
Rohmad Prio Santoso, S.E., M.M








Nama Kelompok :
Habibah Bilqis Maharani        (1696144014)
Yuyun Rifatin                         (1696144019)

Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng
 Fakultas Ekonomi
Program Studi Menejemen
September 2017
KATA PENGANTAR
           
            Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan rahmat-Nya kepada kita semua khususnya kami karena kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini yang berjudul “Konsep dan Analisis Sistem Neraca di Indonesia” Dalam makalah ini kami berharap para pembaca dapat mendapatkan sedikit ilmu yang telah kami tuliskan dengan penataan sedemikian rupa, agar para pembaca dapat menikmati dan memahami materi yang kami buat dalam makalah ini.
            Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak  Rohmad Prio Santoso, S.E., M.M yang telah memberikan bimbingan dan menuangkan ilmunya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Perekonomian Indonesia dengan judul makalah konsep dan analisis sistem neaca di indonesia.
            Demikian makalah ini saya buat semoga dapat bermanfaat bagi par  a pembaca yang peduli akan kemajuan pendidikan Islam. Penulis menyadari bahwa hasil dari tulisan makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis harapkan saran dan kritik bagi pembaca untuk kemajuan penulisan makalah selanjutnya agar menjadi lebih baik.

            Jombang, September 2017

                                                                                                   Penyusun


DAFTAR ISI

Kata Pengantar ………………………………………………………………….. 2
Daftar Isi ………………………………………………………………………... 3
Bab I Pendahuluan ……………………………………………………………... 4
a.       Latar Belakang ……………………………………………………….... 4
b.      Rumusan Masalah ……………………………………………………..  4
c.       Tujuan Penulisan ………………………………………………………  5
Bab II Pembahasan .............................................................................................. 6
        2.1    Neraca Pendapatan Nasional................................................................ 6
       2.2     Neraca Pembayaran (BOP)................................................................... 6
                 A. Definisi Neraca Pembayaran............................................................ 6
                 B. Kegunaan Dari Neraca Pembayaran................................................ 6
                 C. Transaksi Modal Dan Finansal......................................................... 7
                 D. Perubahan Cadangan Devisa........................................................... 8
BAB III  PENUTUP............................................................................................. 9
Penutup ........................................................................................................... 9
Daftar Pustaka ................................................................................................ 10


      


BAB 1
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang
Dampak globalisasi yang terjadi diseluruh penjuru dunia tidak dapat dihindari.Salah satu dampak dari adanya globalisasi yaitu perdagangan yang secara terus-menerus mengalami perkembangan dan perluasan wilayah perdagangan.Pada saat ini perdagangan seakan tidak lagi mengenal batas antar wilayah dan Negara.Semakin banyaknya perjanjian perdagangan bebas antar dua Negara atau lebih membuat semaki tingginya ketergantungan antar Negara yang bersangkutan.
Indonesia sebagai negara yang menganut sistem perekonomian terbuka, keadaan dan perkembangan perdagangan luar negeri serta neraca pembayaran internasional tidak bisa lepas dari hal-hal yang sedang dan akan berlangsung di dalam percaturan ekonomi global. Situasi dan kecenderungan umum perekonomian dapat dipastikan akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Perekonomian dunia yang lesu akan melesukan pula perdagangan antar negara di dunia, termasuk Indonesia. Hubungan ekonomi dengan luar negeri adalah bagian dari hubungan internasional secara luas, yang mencakup juga hubungan politik, militer, pendidikan dan kebudayaan.Bagi negara sedang berkembang seperti Indonesia, terlebih dengan system ekonomi terbuka, memungkinkan hubungan ekonomi dengan luar negeri terjadi. Hampir setiap hari dalam surat kabar kita baca bagaimana hubungan-hubungan ekonomi dengan luar negeri baik secara bilateral maupun multilateral itu terjadi  Hubungan ekonomi dengan luar negeri ini memberi pengaruh terhadap perekonomian dalam negeri. Ada pengaruh buruk, tapi juga ada pengaruh menguntungkan.Hubungan ekonomi internasional menyangkut ransaksi barang, jasa modal, moneter, alat pembayaran dan semuanya berpengaruh terhadap ekonomi dalam negeri.

2.      Rumusan Masalah
a.       Apa yang di maksud dengan neraca pendapatan nasional?)?
b.      Apa yang di maksud dengan neraca pembayaran ( BOP ) ?
c.       Apa yang di maksud dengan balance of payment?
d.      Apa kegunaan dari neraca pembayaran?
e.       Apa yang di maksud dengan transaksi modal dan finansial?
f.       Apa yang di maksud dengan perubahan cadangan devisa?


3.      Tujuan Penulisan
a.       Menerangkan neraca pendapatan nasional
b.      Menerangkan neraca pembayaran ( BOP )
c.       Menerangkan balance of payment
d.      Menerangkan kegunaan dari neraca pembayaran
e.       Menerangkan transaksi modal dan finansial
f.       Menerangkan perubahan cadangan devisa

g.       
BAB II
PEMBAHASAN
           
2.1 Neraca Pendapatan Nasional
Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya (Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun. Jadi jika di simpulkan lagi pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.
Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.

2.2 Neraca Pembayaran ( BOP )
A.    Definisi Neraca Pembayaran (balance of Payment )
Arus internasional dari barang, jasa serta modal dicatat dalam neraca pembayaran (balance of payment) yang merupakan catatan sistematik dari transaksi internasional (perdagangan, investasi, pinjaman, dan sebagainya) suatu negara untuk periode tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran adalah suatu neraca yang khusus dirancang untuk merangkum transaksi finansial penduduk (pelaku ekonomi secara keseluruhan termasuk pemerintah) dari suatu negara dengan keseluruhan penduduk atau pelaku ekonomi dari negara-negara lain.
B.     Kegunaan dari Neraca Pembayaran
Neraca pembayaran di gunakan untuk mengetahui keadaan keuangan yang terkait dengan pembayaran luar negeri dengan mencermati neraca pembayaran, kita dapat mengetahui apakah sebaiknya suatu negara menambah impor atau sebaliknya justru harus menambah ekspor. Sumbangan dari transaksi ekonomi internasional terhadap penerimaan Negara yang bersangkutan. Hal-hal yang berhubungan dengan perdagangan luar negeri. Hubungan ekonomi suatu negara dengan negara-negara tertentu.
lembaga-lembaga keuangan internasional seperti IMF, bank dunia, dan negara-negara donor juga menggunakan neraca pembayaran sebagai salah satu indikator dalam mempertimbangkan pemberian bantuan keuangan kepada suatu negara. Selain itu, neraca pembayaran juga merupakan salah satu indikator fundamental suatu negara disamping variabel-variabel ekonomi makro lainnya, seperti pertumbuhan PDB, tingkat pendapatan per kapita, tingkat inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar mata uang domestik. Oleh karena itu, neraca pembayaran sangat berguna karena menunjukkan struktur dan komposisi transaksi ekonomi dan posisi keuangan suatu Negara.

C.     Transaksi Modal dan Financial (capital & financial account )
Financial account merupakan selisih antara penjualan aset domestik ke luar negeri dan pembelian aset luar negeri oleh domestik. Suatu transaksi yang menyebabkan adanya aset yang dimiliki asing di perekonomian domestik adalah kredit (+). Ini disebut juga sebagai financial (capital) inflow, di mana warga asing memberikan pinjaman kepada warga domestik dengan membeli aset domestik. Sedangkan, transaksi yang menyebabkan adanya aset yang dimiliki asing di perekonomian domestik adalah debit (-). Transaksi ini merupakan financial (capital) outflow, di mana warga domestik memberikan pinjaman kepada warga asing dengan membeli aset asing. Setidaknya ada tiga kategori financial account, yaitu official (international) reserve assets, semua aset lainnya, dan diskrepansi statistik.
Neraca modal (capital account), yaitu neraca yang mencatat nilai investasi pihak swasta asing langsung (foreign direct investment) terutama investasi yang dilakukan oleh perusahaan multinasional, investasi portofolio, dan investasi jangka pendek lainnya, pinjaman luar negeri yang diberikan perbankan swasta nasional, bantuan dan hibah dari pemerintah negara lain serta dari lembaga-lembaga donor multilateral seperti IMF, bank dunia. Komponen tersebut di atas merupakan arus modal masuk (capital inflow) bagi neraca modal yang nilainya kemudian dikurangi nilai modal keluar (capital outflow) dimana saldo kedua transaksi ini merupakan saldo neraca modal.
Capital Account Hal-hal yang termasuk ke dalam transaksi capital account, yaitu semua catatan yang berisi transaksi modal sebagai berikut.
 1) Sektor publik, yang meliputi:
a)      Penerimaan pinjaman dan bantuan;
b)      Pelunasan pinjaman.
2) Sektor swasta, yang meliputi:
(a)     Penanaman modal langsung
(b)    Investasi portofolio

D.    Perubahan Cadangan Devisa ( change in reserves assets )
Reserve account adalah neraca yang menunjukkan perubahan cadangan atau saldo devisa yang diperoleh dari tahun yang bersangkutan dari hasil penjumlahan saldo dan saldo capita.
Perubahan cadangan devisa atau salju devisa dari tahun yang bersangkutan ini pada dasarnya sudah menunjukkan posisi keuangan internasional suatu negara berdasarkan transaksi yang tercatat pada current dan Capital account.
Jika saldo reset akan menunjukkan angka positif ( dR>0 ), maka  dapat dikatakan bahwa posisi BOP dalam keadaan surplus dan sebaliknya jika menunjukkan angka negatif (dR < 0)   dikatakanBOP dalam keadaan defisit.





BAB III
PENUTUPAN

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.

Penulis banyak berharap para pembaca yang memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca.



Daftar Pustaka

Todaro, Michael P, alih bahasa oleh Haris Minandar, 2000.  Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga 2, Jakarta: Penerbit Erlangga.
Krugman, Paul R., and Maurice Obstfeld, International Economics, Theory and Policy, New York: Addison-Wesley, 8th Edition, 2009



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Hukum Bisnis Perseroan Terbatas

Makalah Kepemimpinan

Makalah Kependudukan dan Ketenagakerjaaan